2 SST Kodim 0833 Diturunkan Back Up Pengamanan Demonstrasi Mahasiswa

2 SST Kodim 0833 Diturunkan Back Up Pengamanan Demonstrasi Mahasiswa

MALANGBERITA – Masih mengusung isu yang sama yakni pelemahan Kokisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui perubahan UU KPK dan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pifana (RKUHP) dan beberapa rancangan undnag-undang lain yang dinilai bermasalah, membuat gelombang mahasiswa di kota Malang kembali melakukan aksi demonstrasi.

Aksi demonstrasi mahasiswa dalam jumlah yang cukup besar hari ini (24/09) adalah aksi yang kedua kalinya yang diikuti lebih dari seribu mahasiswa di Malang yang terkonsentrasi di depan gedung DPRD dan Balaikota Malang.

Aksi demostrasi mahasiswa di Malang ini membuat Wakapolda Jatim Brigjend Pol Toni Harmanto datang ke kota Malang dan mengajak dialog para mahasiswa.

Kondisi demonstrasi sempat memanas dengan adanya pelemparan batu oleh massa peserta demo yang kemudian ditanggapi dengan siraman water canon dari mobil polisi dengan barapan dapat lebih menenangkan massa demonstran.

Negoisasi perwakilan demonstran dengan aparat kepolisian berjalan alot karena mahasiswa ingin menduduki halaman DPRD Kota Malang namun tidak diijinkan oleh polisi.

Dialog yang dilakukan Wakapolda Jatim bersama perwakilan mahasiswa berjalan hampir satu jam dan tidak ada hasil karena tidak menemukan titik temu.

“Silahkan adik-adik mahasiswa menyampaikan aspirasinya tetapi tetap harus menjaga kondusifitas. Kami sebagai aparat keamanan akan mengawal aksi demo se ara persuasif. Jika ada sedikit pelemparan dan miskomunikasi masih kita maklumi,” ujar Wakapolda Jatim Brigjend Pol Toni Harmanto.

Wakapolda Jatim menyampaikan bahwa sejauh ini kondisi Jawa Timur dalam kondisi yang kondusif dan kehadiran dirinya di Malang adalah untuk memastikan kondisi pastinya.

Sementara itu, Komandan Kodim 0833 Kota Malang Letkol Inf Tommy Anderson menyampaikan pihaknya tetap menyiapkan personel dari Kodim 0833 kota Malang untuk melakukan back up pengamanan dari janaran Polres Malang Kota jika memerlukan bantuan pengamanan.

“Di hari ini kita menurunkan 2 SST (Satuan Setingkat Peleton) untuk back up pengamanan aksi demonstrasi hari ini,” ungkap Letkol Inf Tommy Anderson.

Dua Satuan Setingkat Peleton yang dipersiapkan oleh Letkol Inf Tommy Anderson dari Kodim 0833 kota Malang ini setara dengan 60 otang personel.

Hingga pukul 16.00 WIB saat berita ini dimuat, mahasiswa peserta aksi demonstrasi hari ini masih bertahan di sekitar gedung DPRD kota Malang dan Balaikota Malang, termasuk aparat keamanan yang terus mengawal aksi para mahasiswa. (SO)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan