Bacod UB Bagikan Masker Di Pasar Besar Malang

Bacod UB Bagikan Masker Di Pasar Besar Malang

MALANGBERITA – Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Malang Raya tidak hanya sebatas menjaga batas kota semata melainkan juga melakukan pembatasan di pelbagai tempat dan aktivitas termasuk di pasar tradisional.

Aktivitas perdagangan di pasar tradisional selama PSBB dilakukan dengan beberapa pembatasan seperti penerapan nomor genap ganjil. Pembatasan jarak dan pemakaian masker untuk mengantisipasi penyebaran Virus Corona (Corona Virus Desease/Covid-19).

Meski telah disosialisasikan dan ditetapkan menjadi aturan PSBB, namun hingga hari ke dua  penerapan PSBB di wilayah kota Malang masih ditemui masyarakat yang berdagang atau melakukan aktivitas jual beli belum memakai masker sebagai alat pelindungan diri.

Terkait dengan kondisi tersebut, mahasiswa Universitas Brawijaya menggelar aksi pembagian masker kepada pedagang atau masyarakat di Pasar Besar Malang (PBM) yang belum mengenakan masker dengan bekerjasama bersama Bintara Pembina Desa (Babinsa) dan Bhabinkamtibmas wilayah Klojen kota Malang pagi hari tadi, Senin (18/05/2020).

Mahasiswa yang mengatasnamakan sebaga komunitas Barisan Cegah Covid-19 (Bacod UB) ini membagikan masker kepada masyarakat sebagai bagian Community Service dari Universitas Brawijaya.

Salah satu anggota Bacod UB yakni Azalia Fabiola Eman menyampaikan bahwa dalam kegiatan pembagian masker kali ini ditanggapi dengan antusias yang sangat tinggi dari para pedagang.

“Selain membagikan masker kami juga melaksanakan sosialisasi tentang pentingnya penggunaan masker dan menjaga jarak (physical distancing),” ungkap mahasiswi semester enam Jurusan Ilmu Komunikasi UB ini.

Di sela-sela kegiatan, Babinsa Klojen dari Koramil Klojen yakni Pelda Imam menyampaikan kegiatan tim Bacod dari Universitas Brawijaya sangat tepat mengingat masih banyak ditemui masyarakat atau pedagang yang beraktivitas di pasar masih belum mengenakan masker sehingga perlu disadarkan melalui sosialisasi dan juga pemberian masker.

Sementara itu dikonfirmasi terpisah, Komandan Kodim 0833 Kota Malang Letkol Inf Tommy Anderson mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh generasi muda khususnya mahasiswa Universitas Brawijaya yang mau turun langsung ke masyarakat untuk membagikan masker dan memberikan sosialisasi pencegahan penularan Covid-19.

“Saya apresiasi apa yang dilakukan oleh teman-teman mahasiswa Universitas Brawijaya ini, karena sangat bermanfaat bagi masyarakat dan tengah dibutuhkan. Masker kain yang dibagikan kualitasnya juga bagus sehingga bisa dicuci hingga beberapa kali masih nyaman digunakan,” pungkas Dandim 0833 kota Malang. (SO)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan