Notification

×

Iklan

Iklan



Tag Terpopuler

Prabowo Copot Purbaya Yudhi Sadewa dari Jabatan Menteri Keuangan, Suahasil Nazara Jadi Pengganti

Senin, 14 September 2026 | 19.20 WIB Last Updated 2026-09-14T12:21:26Z

Purbaya Yudhi Sadewa/ foto: Google

MalangBerita.com
JAKARTA – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mencopot Purbaya Yudhi Sadewa dari jabatan Menteri Keuangan (Menkeu) pada Senin, 14 September 2026. Purbaya kemudian digantikan oleh Suahasil Nazara yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan.

Pergantian tersebut menjadi perhatian publik karena Purbaya baru sekitar satu tahun menduduki posisi Menteri Keuangan. Purbaya dilantik Presiden Prabowo pada 8 September 2025 untuk menggantikan Sri Mulyani Indrawati.

Keputusan pemberhentian dan pengangkatan Menteri Keuangan tersebut dituangkan dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 97/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih untuk Sisa Masa Jabatan Periode 2024–2029.

Suahasil Nazara Resmi Dilantik

Setelah keputusan pergantian tersebut, Prabowo melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan yang baru di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/9/2026).

Suahasil sebelumnya merupakan Wakil Menteri Keuangan. Ia telah berada di lingkungan Kementerian Keuangan selama bertahun-tahun dan memiliki pengalaman panjang dalam bidang kebijakan fiskal serta pemerintahan.

Menariknya, Suahasil mengungkapkan bahwa dirinya baru mendapat informasi mengenai penunjukan sebagai Menteri Keuangan pada Senin pagi. Setelah menerima permintaan tersebut, ia kemudian mempersiapkan diri untuk mengikuti pelantikan pada sore harinya.

Ini Menjadi Pergantian Menkeu Kedua Era Prabowo

Pergantian Purbaya menjadi perubahan kedua pada posisi Menteri Keuangan sejak Prabowo menjabat sebagai Presiden.

Sebelumnya, pada 8 September 2025, Prabowo menunjuk Purbaya Yudhi Sadewa untuk menggantikan Sri Mulyani Indrawati.

Dengan demikian, Suahasil kini menjadi Menteri Keuangan ketiga pada pemerintahan Prabowo Subianto.

Apa Alasan Purbaya Dicopot?

Hingga pemberitaan terbaru pada Senin malam, pemerintah belum memberikan penjelasan terperinci mengenai alasan spesifik Presiden Prabowo memberhentikan Purbaya.

Sejumlah pemberitaan internasional mengaitkan pergantian tersebut dengan tantangan pengelolaan fiskal, kondisi pasar, serta kekhawatiran mengenai arah kebijakan ekonomi dan kepercayaan investor. Namun, alasan tersebut perlu dipahami sebagai analisis dan laporan media, bukan sebagai alasan resmi yang telah disampaikan pemerintah.

Pergantian ini juga terjadi di tengah munculnya spekulasi mengenai reshuffle kabinet. Pada hari yang sama, sejumlah pejabat pemerintah dilaporkan dipanggil ke Istana sehingga semakin memperkuat dugaan adanya perubahan susunan kabinet.

Suahasil Diberi Mandat Menjaga Keuangan Negara

Setelah dilantik, Suahasil menyampaikan bahwa dirinya mendapat arahan dari Presiden Prabowo untuk menjaga kesehatan dan kredibilitas keuangan negara.

Ia menegaskan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) harus tetap menjadi instrumen yang dapat dipercaya sekaligus mampu mendukung berbagai program prioritas pemerintah.

Komitmen tersebut menunjukkan bahwa stabilitas fiskal menjadi salah satu perhatian utama dalam periode awal Suahasil menjalankan tugas sebagai Menteri Keuangan.

Rekam Jejak Purbaya Sebagai Menteri Keuangan

Purbaya Yudhi Sadewa mulai menjabat sebagai Menteri Keuangan pada September 2025. Selama masa kepemimpinannya, ia mendorong kebijakan fiskal yang lebih berorientasi pada pertumbuhan ekonomi.

Kementerian Keuangan pada Agustus 2026 masih mencatat sejumlah agenda Purbaya terkait percepatan industri dan strategi kebijakan fiskal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

Pergantian yang terjadi secara cepat tersebut kemudian menjadi perhatian kalangan ekonomi dan pasar karena posisi Menteri Keuangan memiliki peran penting dalam menjaga kredibilitas APBN, kebijakan fiskal, serta kepercayaan investor.

Suahasil Hadapi Tantangan Besar

Sebagai Menteri Keuangan baru, Suahasil Nazara menghadapi sejumlah tantangan besar. Selain menjaga kesehatan APBN, ia harus memastikan kebijakan fiskal tetap mampu mendukung program prioritas Presiden Prabowo tanpa mengabaikan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan keuangan negara.

Reuters melaporkan bahwa penunjukan Suahasil dipandang sebagai upaya untuk memperkuat disiplin fiskal dan menjaga kepercayaan investor di tengah berbagai tantangan ekonomi yang dihadapi Indonesia.

Pergantian Purbaya ke Suahasil dengan demikian bukan hanya menjadi perubahan figur di Kementerian Keuangan, tetapi juga berpotensi menjadi sinyal mengenai arah kebijakan fiskal pemerintahan Prabowo ke depan.

Untuk sementara, publik masih menunggu penjelasan lebih lengkap dari pemerintah mengenai alasan Presiden Prabowo mengambil keputusan mengganti Purbaya serta kebijakan ekonomi apa yang akan menjadi prioritas Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan yang baru.

Tidak ada komentar:

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update